BANYUWANGI — Langkah nyata memperkuat fondasi ekonomi masyarakat pesisir terus digelorakan oleh Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Jawa Timur III, Sonny Tri Danaparamita, S.H., M.H., Kali ini Sonny merangkul para nelayan dan pelaku UMKM sektor kelautan di Kabupaten Banyuwangi untuk mengikiti Bimbingan Teknis (Bimtek) Kewirausahaan dan Akses Permodalan, Sabtu (25/07/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Pertemuan GARASI (Griya Rajut Aspirasi), Kecamatan Genteng, Banyuwangi ini merupakan buah kolaborasi sinergis antara Komisi IV DPR RI dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia sebagai bagian dari mengoptimalkan Fasilitas Negara untuk Kesejahteraan Rakyat.
Dalam sambutannya Sonny berpesan agar kelompok penerima program bantuan dari KKP tidak sekadar menerima bantuan, tetapi juga merawat dan memanfaatkannya secara maksimal.
Baca juga : Bukaan Ilegal Tumpang Pitu Terbongkar, DPR RI Ultimatum Penerapan ‘Strict Liability’ dan Pidana Kehutanan
“Fasilitas dan program yang dikucurkan pemerintah harus benar-benar dioptimalkan. Harapan kita bersama, alat kerja dan modal bantuan ini mampu mendongkrak taraf ekonomi kelompok penerima serta memberi dampak positif bagi masyarakat luas,” tegas Sonny.
Sambutan lain juga disampaikan secara virtual oleh Ali Rahmat Iman Santoso, Direktur Pemberdayaan Usaha Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP RI. Ali menekankan bahwa potensi bisnis perikanan Indonesia sangat melimpah, namun para pelaku usaha kerap terbentur kendala klasik: pemasaran dan akses modal.
“Melalui kolaborasi DPR RI dan KKP, Bimtek ini dirancang khusus untuk mengakselerasi penumbuhan wirausaha baru di bidang perikanan, sekaligus membendung kendala permodalan dan pasar,” ungkap Ali.
Menariknya, Bimtek ini tidak hanya dihadiri oleh nelayan tangkap atau Kelompok Usaha Bersama (KUB). Ruang pertemuan GARASI juga dipenuhi oleh peserta dari:
POKDAKAN (Kelompok Budidaya Ikan)
POKLAHSAR (Kelompok Pengolah dan Pemasar) pelaku UMKM kreatif se-Kabupaten Banyuwangi
Guna memberikan pembekalan taktis, acara ini menghadirkan praktisi sekaligus pemilik merek populer D’Beja (PT Profita Berkah Jaya), Etik Nur Kristiani. Menurutnya, potensi perikanan Banyuwangi yang melimpah hanya akan menjadi peluang di atas kertas jika tidak dibarengi dengan strategi bisnis yang tepat.
Dalam pemaparannya, Etik membagikan jurus Utama bagi UMKM dan pembudidaya agar usahanya berdaya saing tinggi diantarany omset Pasar (Market Survey) yaitu memahami apa yang benar-benar dibutuhkan dan dicari konsumen sebelum memproduksi barang kemudian Fokus pada Kegiatan Produktif kemudian alokasikan waktu dan sumber daya pada hal-hal yang menghasilkan nilai tambah.
“Pilih Bidang yang Disukai, Passion akan menjaga semangat berwirausaha saat diterpa tantangan, Manfaatkan keahlian utama agar produk yang dihasilkan memiliki kualitas unggul serta sesuaikan Ketersediaan Sumber Daya. Mulai usahamu sesuai dengan skala kemampuan dan kapasitas modal yang dimiliki” terangnya.

Baca juga :Â Sonny T Danaparamita Kritik Keras Kemenhut: Terbitkan Aturan Tanpa Laporan dan Abai Terhadap Petani Perhutanan Sosial
Sejumlah peserta Bimtek pun mengakui dampak nyata dari program-program Kelautan dan Perikanan yang selama ini diperjuangkan oleh Sonny T Danaparamita yang tidak lain wakil rakyat asal Senayan tersebut di daerah pemilihan mereka.









