Beranda / Nasional / PT. Pupuk Indonesia Sosialisasikan Mekanisme Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Situbondo

PT. Pupuk Indonesia Sosialisasikan Mekanisme Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Situbondo

SITUBONDO – PT Pupuk Indonesia menggelar sosialisasi mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi tahun 2026 dengan melibatkan perwakilan kelompok tani dari empat kecamatan di Kabupaten Situbondo, yakni Mangaran, Panji, Situbondo, dan Panarukan. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam dua sesi berbeda untuk memberikan pemahaman kepada para petani mengenai mekanisme penebusan pupuk bersubsidi serta memastikan informasi penyalurannya dapat diterima secara menyeluruh.

Baca juga :  Sonny T. Danaparamita Dorong Keterlibatan Masyarakat dalam Pencegahan Kebakaran Hutan di Taman Nasional Baluran

Dalam kegiatan tersebut, Manajer Jatim 3 PT Pupuk Indonesia, Sri Purwanto, menyampaikan penjelasan mengenai mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi tahun 2026. Ia menekankan pentingnya pemahaman petani terhadap prosedur yang berlaku agar proses penebusan pupuk dapat berjalan lebih mudah dan sesuai dengan ketentuan. Petani diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas pupuk bersubsidi secara optimal untuk menunjang kebutuhan usaha tani.

Salah satu hal yang disampaikan dalam sosialisasi tersebut adalah kemudahan proses pembelian pupuk bersubsidi. Petani yang telah memenuhi persyaratan sebagai penerima dapat melakukan penebusan dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan uang pembayaran sesuai ketentuan. Informasi ini diharapkan membantu petani memahami prosedur yang harus dipenuhi sekaligus menghindari kesalahpahaman terkait persyaratan penebusan pupuk.

Baca juga : Sonny Danaparamita Turun Jadi DJ di Senam Warga Banyuwangi, Sembako Murah Ikut Dihadirkan

Sementara itu, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Sonny T. Danaparamita, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan peningkatan kualitas pelayanan pertanian, termasuk pemerataan tenaga penyuluh hingga tingkat desa. Menurutnya, keberadaan penyuluh pertanian sangat penting untuk mendampingi petani, mulai dari memberikan informasi mengenai program pemerintah, meningkatkan produktivitas, hingga membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.

“Ke depan, kami akan terus memperjuangkan agar setiap desa memiliki satu penyuluh pertanian. Dengan adanya penyuluh di setiap desa, petani akan lebih mudah mendapatkan pendampingan, informasi, dan solusi atas persoalan pertanian yang mereka hadapi. Pendampingan ini penting agar berbagai program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi petani,” ujar Sonny.

Selain persoalan pupuk bersubsidi, Sonny juga memberikan perhatian terhadap penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan). Ia menegaskan bahwa bantuan alsintan merupakan fasilitas untuk mendukung produktivitas petani sehingga tidak boleh disalahgunakan menjadi sarana mencari keuntungan pribadi melalui pungutan yang tidak semestinya.

“Bantuan alsintan tidak boleh dibebani uang tebusan atau pungutan yang tidak sesuai dengan ketentuan. Bantuan ini diberikan untuk membantu petani, bukan untuk menjadi beban tambahan. Karena itu, saya meminta agar proses penyalurannya dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan benar-benar diterima oleh kelompok tani yang membutuhkan,” tegasnya.

Baca juga : Apresiasi Ketegasan Prabowo, Sonny Danaparamita Minta Nama Perusahaan Pelanggar Karhutla Dibuka ke Publik

Sonny berharap bantuan alsintan yang disalurkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung kegiatan pertanian, meningkatkan efisiensi kerja, serta mendorong peningkatan hasil produksi. Ia juga mengingatkan agar kelompok tani penerima bantuan menjaga dan merawat peralatan tersebut sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Di sisi lain, Sonny menyampaikan bahwa Rumah Aspirasi STD Situbondo akan direalisasikan sebagai ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, dan berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian. Keberadaan Rumah Aspirasi tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat Situbondo dalam menyuarakan kebutuhan mereka, khususnya yang berkaitan dengan sektor pertanian dan pembangunan daerah.

Baca juga : Karhutla Tak Kunjung Terkendali, Sonny Danaparamita Desak Pemerintah Segera Tetapkan Status Bencana

Melalui sosialisasi ini, diharapkan terbangun koordinasi yang lebih baik antara PT Pupuk Indonesia, para pemangku kepentingan, dan kelompok tani dalam mendukung kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi tahun 2026. Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya mempermudah akses petani terhadap sarana produksi, tetapi juga memperkuat pengawasan penyaluran bantuan pertanian agar lebih transparan, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani di Kabupaten Situbondo.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *