Beranda / Ragam / Sonny T. Danaparamita Minta Pemerintah Tangani Polusi Debu Proyek Sekolah Rakyat di Muncar

Sonny T. Danaparamita Minta Pemerintah Tangani Polusi Debu Proyek Sekolah Rakyat di Muncar

BANYUWANGI — Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Sonny T. Danaparamita, S.H., M.H., bereaksi cepat menanggapi keluhan warga Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, terkait dampak debu dari proyek pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah tersebut.

​Laporan ini mencuat setelah warga dan influencer lokal mengeluhkan aktivitas truk proyek di Dusun Mangunrejo yang memicu polusi debu pekat. Kondisi ini dinilai tidak hanya mengganggu jarak pandang, tetapi juga mulai berdampak pada kesehatan warga.

Baca juga : Kawal Aspirasi Penyuluh Pertanian, Sonny T. Danaparamita minta Komisi IV DPR RI Tuntaskan Masalah Penyuluh Pertanian

​Legislator asal Banyuwangi ini pun menjelaskan dampak dari aktivitas tersebut menimbulkan berbagai Keluhan dari masyarakat, antara lain adalah Munculnya gejala Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) pada warga sekitar.

Selain itu masalah keselamatan juga menjadi keresahan dari masyarakat dimana jalanan menjadi sangat berdebu saat cuaca panas dan berubah licin serta berbahaya ketika diguyur hujan, dan hal tersebut membuat masyarakat sangat tidak nyaman sekaligus membahayakan bagi masyarakat.

​”Aktivitas kendaraan berat yang keluar-masuk lokasi tentu memberikan dampak yang cukup merugikan serta sangat mengganggu mobilitas harian warga” Kata Sonny

Baca juga : Lahan Pertanian Menyusut Drastis, Anggota DPR Sonny Danaparamita: 2,6 Juta Orang Terancam Kehilangan Stok Beras

​Menanggapi situasi tersebut, Politisi PDI Perjuangan ini menyatakan telah menjalin komunikasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, agar persoalan tersebut bisa segera diselesaikan sehingga tidak lagi mengganggu kenyamanan aktivitas masyarakat.

​”Saya sudah berkoordinasi dengan Pemkab Banyuwangi melalui Asisten Pembangunan agar dampak kesehatan dan keselamatan warga akibat debu proyek ini segera diprioritaskan, sehingga tidak mengganggu kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas” ujar Sonny, Selasa (10/03/26).

Mengingat Sekolah Rakyat merupakan proyek nasional, Sonny yang merupakan putra daerah asli Banyuwangi ini pun menegaskan bahwa meski pembangunan pendidikan itu krusial, aspek kemanusiaan tidak boleh dikorbankan. Ia mendorong kementerian terkait, untuk bisa sesegera mungkin mengatasi permasalahan tersebut.

Baca juga :‎Sonny T. Danaparamita Dorong Masyarakat Sekitar Hutan Jadi Pelaku Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

​Lebih lanjut Alumni GMNI ini berharap ada langkah konkret di lapangan, seperti penyiraman jalan secara rutin untuk menekan debu dan pengaturan melalui mitigasi lalu lintas kendaraan proyek yang lebih tertib.

​”Proyek nasional harus tetap berjalan, namun pemerintah dan pelaksana harus menjamin masyarakat tidak dirugikan. Kita butuh solusi cepat agar warga tetap terlindungi,” pungkasnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *